CHAPTER 55. PERSIAPAN LATIHAN (2)

991 Kata

Helcia berdecak kecil, hatinya merasa sedikit kesal saat mendengar ocehan Orestes yang kadang menghinanya, dan terkadang akan memintanya untuk menyerah. Dia baru berlari saja berlari sepuluh putaran, tapi kakinya sudah hampir mati rasa dan sulit untuk bergerak lagi. Suhu dingin bahkan membuat keadaan menjadi lebih buruk. Setiap kali ia menarik nafas, rongga hidungnya akan merasa terbakar akibat adanya perbedaan suhu di dalam tubuhnya dengan udara dingin di dalam hutan. Merasa oksigen sudah tidak lagi bisa mengalir ke paru – parunya dengan benar, Helcia memutuskan untuk memperlambat lajunya dan menulikan telinga terhadap semua omelan Orestes yang semakin terdengar menyebalkan. “Lari, Helcia. Aku tidak memintamu berjalan.” “Berisik!” Teriak Helcia. Helcia menyeka peluh yang berada di ken

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN