Bertemu Kembali

1675 Kata

Harun beralih ke arah Aisha, yang merupakan pekerja terakhir yang belum diajak bersalaman. Pria itu menjabat tangan wanita tersebut dengan mengukir senyum manisnya. "Selamat bergabung dan bekerja di sini. Semoga sukses!" ujarnya. "Terima kasih, Tuan!" Aisha membalasnya dengan sopan. Harun hendak pergi. Namun pria itu mengurungkan diri, dan memilih menoleh ke arah Aisha lagi. Harun mengerutkan dahi, memejamkan mata sejenak mencoba mengingat-ingat sesuatu. "Sepertinya aku pernah bertemu denganmu, tapi di mana ya?" Harun menggaruk keningnya dengan telunjuk. "Sebentar. Apakah kau orang yang sama ketika lima belas tahun yang lalu di sebuah rumah sakit bersalin? Rumah sakit besar bersalin Mutiara Hati?" tanya Harun memastikan soal pertemuan mereka lima belas tahun yang lalu. "Saat itu aku me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN