Yusuf mendesah panjang. Ada perasaan lega saat bisa meluapkan apa yang disimpannya selama ini. Sejak sekarang, Yusuf tak perlu berhati-hati kepergok Hanna saat keluar masuk bilik di mana istrinya dikurung. Namun, di sisi lain ia juga merasa ada sesuatu yang mengganjal hati. Rasa bersalah. Kala melihat air mata Hanna jatuh ke pipi. Ditekan angka-angka di pintu bilik kedap suara, di mana Adelia berada. Lalu mengganti kode yang sengaja ia beritahukan pada Hanna, lewat laptop yang dibiarkan begitu saja di ruang kerja. Sejak awal dia yakin, bahwa perempuan polos itu tak akan tahan untuk tak mencari tahu isi dalam rekaman. Dengan mengganti kode tersebut, Hanna tak akan bisa sembarangan masuk lagi. Dan tentu saja, kode kali tak akan ia bagi pada Hanna, dan menyimpannya dengan aman dari wanita

