Acara pesta sudah sejak tadi selesai, tetapi keluarga Lucky pulang ke rumah Aiko karena memang dekat. Aiko sepanjang perjalanan manyun, kesal pada kedua orang tuanya yang menjodohkan dia dengan Lucky. Jelas-jelas dia membenci pemuda tersebut. Aiko memang berniat mendapatkan hati Lucky, tapi bukan dengan cara seperti ini. Sampai di rumah Aiko yang sangat megah mereka masih belum tidur dan lebih tepatnya melarang tidur. Mereka melanjutkan pesta di ruang tamu. Aiko kurang nyaman dengan tatapan mata keluarganya dan keluarga Lucky. "Heh, apa kamu tidak sadar dengan tatapan mata mereka?" tanya Aiko ketus. Kebetulan saat itu Lucky duduk di sampingnya. "Sadar, apa masalahnya?" balas Lucky cuek. "Aku nggak mau jika setelah ini kita jadi semakin rumit," jawab Aiko. "Kurasa aku lebih t

