Mata mereka bertemu—Evan dan Herry—dan percikan-percikan api tampak berderak di udara di antara mereka. Aroma halus cologne dan tembakau tercium ke arah Miranti. Miranti mendongak. Tatapan Evan dingin saat ia menatap Herry. "Maaf," suara Evan rendah dan halus, tetapi d******i yang tersirat tak terbantahkan, "Tapi apa kau tidak tahu dia sudah menikah?" Herry mendorong kacamata berbingkai emasnya ke pangkal hidung dan menyeringai malas dan tak sopan. "Miranti dan aku tumbuh bersama sejak kecil. Ini hanya pertemuan antara sahabat—tak perlu membiarkan imajinasimu menjadi liar." Evan teringat keluarganya sendiri, satu demi satu memanggil Miranti "Si Bisu". Ia membencinya saat itu, dan mendengar Herry memanggilnya “Miranti” sekarang membuatnya mendidih. Miranti menggeliat dalam pelukan E

