Pria yang diam-diam dicintainya selama empat tahun tiba-tiba berdiri di hadapannya, meminangnya. Rasanya seperti kisah dongeng. Selama bertahun-tahun, ia membayangkan banyak sekali cara mereka bisa bertemu. Akhirnya, ia meyakinkan dirinya sendiri tentang kemungkinan paling sederhana: Evan pasti jatuh cinta padanya pada pandangan pertama. Bahkan setelah mereka menikah, ketika Evan mulai menjauh, ia meyakinkan dirinya sendiri bahwa itu memang sifat Evan. Namun kini, jawaban atas semua pertanyaan yang menghantuinya menjadi sangat jelas. Ia telah menjalin dirinya dalam kisah cinta yang hanya sebelah pihak. Bagi semua orang, ia tak lebih dari sekadar alat. Miranti hampir tak bisa bernapas. Rasa logam menyeruak di tenggorokannya. Ia bergegas ke kamar mandi, membungkuk di atas wastafel dan mu

