Cengkeramannya di kenop pintu semakin erat, buku-buku jarinya memutih karena urat-urat di punggung tangannya terlihat jelas. Ia menutup pintu, berganti sepatu dan keluar dari rumah besar itu. Miranti telah menyelesaikan rancangannya pukul delapan malam itu. Beberapa ia pajang di jendela, beberapa di lemari. Ia sendiri yang akan membawanya ke Sophia. Sophia sangat senang, memuji karya-karya Miranti karena daya tarik dan kecerdikannya yang unik. Sophia langsung tertarik dan mengobrol lama dengan Miranti, sudah memikirkan lebih banyak ide untuk seni dinding. Miranti dengan senang hati membantu. Senang rasanya melihat seseorang masih menghargai hasil karyanya. Hari sudah larut saat ia pergi, jadi Sophia meminta Herry untuk mengantarnya pulang. Kembali di hotel, Evan pergi ke kamar Mirant

