BAB 44: SATU MINGGU

1559 Kata

SELAMAT MEMBACA ***  "Yang itu A', yang kananmu itu. Bukan yang kiri, kiri masih kecil..." "Yang mana sih Wang, perasaan dari tadi kamu nunjukinnya nggak ada yang bener." Rafa yang siang itu di paksa untuk memanjat pohon jambu air di halaman belakang rumah orang tuanya hanya bisa menggerutu dengan kesal. Pasalnya kakak iparnya itu sama sekali tidak manusiawi dalam memerintah. Bayangkan saja, di hari kibur yang harusnya bisa Rafa habiskan dengan tidur seharian justru di paksa memanjat pohon di tengah hari hanya karena kakak iparnya itu ngidam jambu air. Dan entah memang ngidam betulan atau ada unsur balas dendam karena masa lalu, Nawang tidak mau di ambilkan orang lain dia ingin Rafa sendiri yang memetik jambu dengan memanjat. Rafa tidak bisa menolak keinginan Nawang, karena dia sudah be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN