BAB 38: KACANG-KACANG CALON JENDERAL

1448 Kata

SELAMAT MEMBACA  ***  Raja keluar dari kamar mandi dengan wajah yang lebih segar. Dia menarik pelan bantal yang menutupi wajah istrinya. “Sudah magrib, bukannya mandi. Malah tidur, bangun dulu…” Raja menepuk pelan paha Nawang. Nawang masih tidak mau bangun. Dia masih merasa malu. “Maluu …” ucap Nawang dengan suara tertahan. “Malu kenapa?” tanya Raja dengan bingung. "Abang mau di cium tidak mau, Nawang merasa di tolak kan malu." Jawab Nawang dengan nada merajuknya. Raja langsung membungkukkan badannya. Mendekat kearah Nawang. Cup... Cup... Cup... Mengecup kedua pipi dan bibir istrinya. "Sudah, sekarang bangun. Mandi, Nawang bau debu. Kok malah tiduran," ucap Raja. Nawang bangun dari berbaringnya dengan malas. "Abang sudah tidak marah kan?" tanya Nawang dengan wajah yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN