Chapter 25

1343 Kata

Malam telah menjelang. Pekat menyelimuti langit tanpa bintang yang membuatnya indah. Sepekat langit malam, sama pekatnya dengan hati Abigail saat ini. Perempuan itu penuh dengan pikiran yang bahkan tidak bisa dia jabarkan dengan benar lagi. Segalanya berpusat dari sejak dia sadar kalau perasaannya pada Ethen, suaminya, atau suami tubuh yang sedang dia tempati, telah mengambil terlalu banyak tempat yang bahkan memenuhi Abigail dengan cara yang tepat. Sesak akan perasaannya sendiri sementara pria yang membuatnya seperti ini hanya bisa terlihat tenang. Yang bahkan membuat Abigail lebih gila lagi. Dia rasanya telah menekankan pada dirinya kalau dalam hidupnya, dia tidak akan pernah mau mengalami cinta bertepuk sebelah tangan. Tapi sekarang dia malah mengalaminya. Lebih parah dari itu adalah d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN