Chapter 12

1448 Kata

Abigail menatap kotak merah di tangannya dan tersenyum dengan perasaan yang sangat bahagia atas apa yang menjadi rencananya. Juga pada siapa rencana itu tertuju. Dengan latar musik indah dan juga pemandanngan luar biasa di sisi kirinya membuat segalanya tampak sempurna, Dia tidak pernah berhasil menyembunyikan kebahagiaannya sendiri atas apa yang menyangkut dirinya dan pria itu. Seperti saat ini, wajah kekanakan itu dihiasi dengan senyuman menawan. Dengan sigap disembunyikannya kotak itu saat matanya menemukan pria tinggi yang sudah datang mendekat padanya. Senyum pria itu menawannya, sebab senyum itulah hal pertama yang membuat si gadis sadar kalau dia jatuh cinta. Senyum luar biasa yang hanya pria itu berikan padanya. "Sayang, kau menunggu lama?" Abigail menggeleng. "Tidak selama it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN