Bab 162 Kehilangan Aileen

1099 Kata

Keesokan harinya, Aileen terbangun lebih dulu. Dia menatap menatap Christian yang masih terlelap di sampingnya. Dia memiringkan tubuhnya agar bisa memandangi wajah suaminya yang terlihat semakin tampan dari hari ke hari. 'Sayang, ayahmu tampan sekali. Ibu tahu, kau pasti sudah bosan mendengarnya. Tapi, ayahmu memang sangat tampan. Semuanya terbentuk dengan sempurna. Semoga kau bisa mewarisi wajah rupawan ayahmu.' Karena merasa takjub dengan wajah suaminya, Aileen tidak tahan untuk menyentuhnya. Dengan gerakan pelan, Aileen menelusuri wajah Christian dengan hati-hati dan berhenti di hidungnya. "Aku suka sekali hidungnya," monolog Aileen dengan senyuman tipis. "Hidungnya mancung sekali." Batang hidung Christian lurus naik, ujung hidungnya lancip, tulang hidungnya berbentuk lurus dengan l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN