Virus memandangi setiap manusia yang menutup bayangannya. Dia sudah seperti penjahat yang diinvestigasi di sebuah ruangan gelap dengan hanya diberikan pencahayaan minim di sebuah ruangan. Nyatanya dia berada di ruangan yang terang, disorot oleh tatapan mata yang tajam, bukan dari satu orang saja. "Apa lagi? Kenapa menatapku seperti itu? Bukankah kita sudah sepakat? Dan sekarang adalah waktunya di mana aku kembali ke dalam Stardust, melakukan apa yang harus aku lakukan." "Semua belum selesai sampai di situ," ucap River. "Kau hanya melaporkan mengenai kerusakannya. Sampai kapan kami harus menunggu tanpa kepastian, sedangkan di luar sini tidak banyak yang bisa kami lakukan untuk Stardust-nya." "Kalian pasti sangat ingin tahu, ya?" Luigi mengempaskan tangan di meja, menimbulkan suara yang

