“Yang mana patung Ye Lily? Aku belum menemukan namanya di sini.” Tanya Xiao Feng yang hampir menyerah membaca satu persatu nama patung kecil yang ada di rak depannya. Dewa jodoh menatapnya lalu menunjuk rak yang ada di dekatnya. “Ada di sini.” Jawab dewa tua itu singkat. Xiao Feng langsung mendekat kemudian melihat ke arah yang ditunjuk. Senyum dewi salju itu mengembang setelah ia mendapatkan apa yang dicarinya. Tangannya langsung terjulur hendak menyentuh patung itu secara reflek tetapi dengan cepat ditepis oleh si empu patung. Xiao Feng terkesiap dan sontak menatap dewa tua itu, ia sadar akan kesalahannya. “Dewi salju, aku sejak awal sudah memperingatkan kamu untuk tidak menyentuh apa pun. Kamu hanya boleh melihat namun tidak boleh melakukan apa pun.” Tegas dewa jodoh itu. “Maafkan

