Dua Gadis

1833 Kata

“Hati hati kak Tian Lu, aku bantu dalam doa.” Seru A Mei sambil melambaikan tangan untuk mengantarkan kepergian Tian Lu. Pria itu tidak menggubrisnya lagi, dia sibuk mengurus langkahnya yang kini berlari cepat mengejar ketertinggalannya. Pei Fang terus menatap cemas ke arah Tian Lu sampai sosok pria tinggi kekar itu hilang dari tatapannya. Kini ia beralih menyoroti A Mei, merasa ingin menyalahkan gadis itu karena telah mendukung Tian Lu melakukan sesuatu yang salah. “Kak A Mei, kenapa kamu tidak mencegah kak Tian Lu agar tidak nekad? Kita jelas tahu kalau dia sedang melanggar aturan. Apa kamu sengaja supaya dia kehilangan pekerjaan ini?” Tuding Pei Fang yang mulai terang terangan menunjukkan perlawanan kepada A Mei. A Mei tersenyum lebar, berbeda dengan Pei Fang yang menyorotinya denga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN