Mencoba Membuka Hati

1454 Kata

Minggu pagi, sekitar pukul 09.00 saat para orang tua menyebutnya haneut moyan Kania berada dipelataran rumah kebingungan mencari sang Ayah. Di luar kebiasaannya, setelah memasak untuk di jajakan kepada para penambang pasir pria tua itu tidak diketahui keberadaannya. Dia melongok ke arah kamar, dapur bahkan rumah tetangga dia sambangi tapi hasilnya nihil. Pak Ari berhasil membuat putrinya cemas. Perasaan gadis itu sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. "Ke pasar kali, Kania," kata Bu Ani tetangganya saat Kania bertanya tentang keberadaan Pak Ari. "Keranjangnya masih ada, Bu. Lagi pula besok katanya libur gak jualan." "O iya, ya besok kan para penambang libur juga." Kania mengiyakan, kemudian dia pamit hendak mencari ayahnya di balai desa, barangkali di sana sedang menyaksikan pertan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN