Hari ini, dua hari setelah dia bertemu mama kandungnya dia baru memberanikan diri untuk menjenguk mamanya yang sedang sakit. Itu semua tak lepas dari dukungan Cika yang selalu menyemangati dan mendukungnya hingga sekarang dia berani di depan pintu ruang rawat mamanya. Dia ingin masuk kedalam, tapi dia masih bimbang. Ada pesan masuk dari mama Cika, yang membuatnya semakin semangat untuk berbaikan dengan mamanya yang sedang sakit itu. Semangat kakak, Mama yakin kakak bisa. Salam buat mama Rena ya Mama Aska dengan keberaniannya membuka ruang rawat itu, Rena memusatkan pandangannya kepada orang yang baru memasuki ruangannya itu. dia terkejut melihat anak yang dirindukannya mau menjenguknya. Bahkan matanya sudah berkaca kaca siap mengalirkan air mata kerinduan itu. “Aska, maafin Mama”

