"Sayang, kau nggak papa aku tinggal sendiri di rumah?" Raiza menyisir rambutnya. Semalam sang ayah meminta bantuannya untuk hadir di acara rapat intern pemegang saham Travel J. Sebenarnya ia sudah enggan berurusan dengan Travel J, karena ia juga sudah punya usahanya sendiri, yang bahkan akan segera dikembangkan untuk bisa masuk ke Indonesia. Crisy menggeleng enggan. Sejak diketahui hamil sebulan yang lalu, Crisy memang jadi jauh lebih manja. Apalagi kondisinya yang termasuk rentan. Ia juga terlalu sering tidur, kalau kata orang Crisy mungkin ngidam tempat tidur. Kalau saja ia tak harus makan sesuatu untuk mengisi perutnya, maka Crisy akan sangat malas untuk mengangkat tubuhnya dari ranjang. Ditambahlagi setiap ia bangun maka rasa mual akan langsung menyerangnya. Ia pun akan berakhir di ka

