"Cris! Crisysian!" jerit Raiza frustasi. Supir taksi berjengit kaget. "Antar aku ke kantor polisi," pinta Raiza kemudian. Sampai di sana, Raiza segera meminta bantuan untuk menelusuri keberadaan gadisnya. "Ini, ini, dia baru saja meminta tolong, dia menghubungiku dengan nomer ini. Jadi cepat-cepat lacak nomer ini." Pria itu sangat panik, Crisy terdengar merintih meminta bantuan darinya. Bersyukurnya polisi mau mendengar laporannya dan berjanji akan membantunya. "Pak, ini kode telepon umum di dermaga Kowloon," ucap salah seorang opsir polisi. Sementara Raiza duduk di sana mendengarkan dengan saksama yang mereka bicarakan. Untung ia memiliki teman Ivan yang merupakan warga asli Hongkong, jadi Raiza sedikit banyak bisa mengerti bahasa mereka. "Dermaka Kowloon? Apa mungkin gadis ini menjad

