PATAH BERKALI-KALI "Gak nyangka, ya, Del. Ternyata kamu ular berkepala manusia," kata Mira keras. "Mak-sudmu apa, Mir?" Suara Delia terbata karena gugup. Tatapan kemarahan dua lelaki di depannya semakin membuat Delia takut. "Kamu tahu dia itu siapanya aku, tapi masih tetap jalan berdua." Tangan Mira menunjuk mata Delia. "Kamu salah paham, Mir. Kami ...." Perkataan Delia terhenti oleh sapuan tangan Khalif dibibirnya. "Jangan menjelaskan apa pun, Del!" bisik Khalif. Atha mulai membuka suaranya. "Jadi, bukan aku penyebab kamu menghilang beberapa hari ini seperti sangkaan keluargamu? Harusnya aku enggak perlu merasa bersalah jika seperti ini kejadiannya." Mira dan Atha membalikkan semua fakta yang ada. Jelas-jelas mereka yang menghianati pasangan masing-masing, tetapi malah menuduh oran

