"Apa yang kau lakukan di sini?" Elvano duduk di depan Sia, tangannya menyentuh wajah wanita itu dengan lembut. Air mata mengalir begitu saja, membuat Elvano semakin larut dalam perasaan sedih yang tengah dirasakan oleh wanita di hadapannya. "Kenapa?" tanya Sia. Lelaki itu meraih tubuh Sia, lalu menggendong wanita itu menuju kamar. Elvano merebahkan tubuh Sia di atas ranjang, lalu duduk di tepi ranjang. Tangannya masih membelai lembut rambut Sia yang panjang. "Maaf," ucap Sia lirih. "Sudahlah, sebaiknya kau beristirahat. Aku akan menjaga dirimu di sini," ucap Elvano. Sia menggeser tubuhnya, lalu membuka selimut agar Elvano bisa ikut bergabung bersamanya. Lelaki itu tersenyum, dan akhirnya menuruti keinginan wanitanya. Setelah Elvano tidur di sampingnya, Sia memeluk tubuh kekar lelaki

