"Hei, dimana keponakanku yang cantik?" tanya Raisa pada Sia. "Ana pergi sekolah bersama Papanya," jawab Sia dengan santai. Raisa membulatkan matanya lalu memukul kepala Sia. "aduh!" keluh Sia. "Kenapa balik lagi? Katanya trauma? b**o dipiara sih!" ujar Raisa kesal. "Gak ada salahnya kan, lagian Elvano masih ada hak buat nemuin anaknya. Ya udah biarin, lagian siapa juga yang mau balikan dalam waktu dekat ini! Aku masih mau melajang kali," terang Sia. "Yakin? Awas aja kalo sampai kau jadi bucinnya si Elvano itu!" "Apaan bucin?" tanya Sia dengan polosnya. "Kelamaan di Jepang jadi kudet kan." "Apaan sih? Buruan kasih tau!" "b***k cinta, Sia sayang ... cubit nih!" "Owh, hahaha ... lagian kenapa jadi disingkat sih, kan gak semua orang paham, Raisa." Keduanya tertawa bersama, mereka sa

