Part 21

1536 Kata

Sore ini ,Sia sedang menyiapkan beberapa makanan untuk menyambut kedua sahabatnya. Wanita itu nampak sibuk didapur bersama bibi Wati, sedangkan Ana hanya menonton dari meja makan. "Mama,siapa yang akan datang?" tanya Ana. "Teman Mama ,sayang. Aunty Tari dan Nindy, kau mengenal mereka kan?" "Hmm,ya." TOK TOK TOK Seseorang mengetuk pintu apartemen Sia, bi Wati dengan sigap berjalan menuju pintu masuk ,dan membukanya. CEKLEK "Selamat sore ,bi Wati," sapa Tari. "Sore ,Non Tari,Non Nindy." Keduanya masuk kedalam apartemen Sia. Mereka langsung saja menuju dapur tempat Sia berada. Sama halnya dengan Sia, kedua orang itu juga membawa beberapa kantong makanan. "Apa yang kalian bawa?" tanya Sia. "Kami bawa makanan untuk Ana," ujar Nindy. "Untukku?" sahut Ana. "Ya, lihatlah! Ada sushi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN