Perjalanan yang panjang dan sangat melelahkan itu pun akhirnya berakhir. Belum lega saat masih berada di Bandara dan emnunggu jemputan khusus dari supir pribadi Radit yang langsung mengantarkan Rey dan keluarganya menuju kampung halaman Clara. Tubuh mereka sudah tak karuan rasanya. Untuk berdiri saja rasanya tak sanggup lagi. Kedua kaki mereka nampak bengkak dan keram. Untung saja mereka tak membawa barang banyak hanya barang pribadi saja hingga tak terlalu ribet saat pesawat harus delay ditempat tak terduga karena pengaruh cuaca. Clara sudah membagi kamar yang berbeda untuk masing -masing ketiga buah hatinya. Rumah kedua orang tua Clara tidak banyak berubah. Keadaan rumah dan suasananya masih sama seperti terakhir Clara mendatangi rumah itu untuk berpamitan pada kedua orang tuanya bahwa

