327

1065 Kata

Lio meletakkan tiga piring mie instant dan membagikan piring-piring itu tepat di depan Ziel dan Rachel. "Ini untuk Ziel, dan ini untuk Mama Rachel. Dimkan ya, dan selamat menikmati," ucap Lio yang ikut duduk di seberang Ziel dan Rachel lalu menikmati mie instant itu dengan wajah yang terlihat sangat kelaparan. Ziel juga terlihat antusias menikmati mie instant buatan Lio. Perutnya yang lapar mulai kenyang dengan beberapa gulungan mie yang masuk ke dalam mulut dan terjatuh di usus besarnya. Lio begitu senang melihat Ziel yang menyukai masakannya. "Enak Ziel?" tanya Lio lembut lalu melirik ke arah Rachel yang sejak tadi terdiam. Lio fokus menatap jari Rachel yang sudah polos lagi. "Enak Om Papah ...," jawab Ziel senang sambil menunjukkan jempolnya kepada Lio. "Gimana kalau akhir tahun i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN