Keduanya saling bertatap memandang lekat tanpa berkedip. Rachel yang ditatap tajam speerti itu oleh Lio menjadi salah tingkah sendiri. Posisi Rachel masih sama. Tubuhnya masih terlentang ditempat tidur dengan pakaian yang sudah diganti oleh Lio dan begitu hangat membalut tubuh mungilnya. Lio sendiri juga belum beranjak dari tempat tidur Rachel. Sejak tadi ia memilih duduk ditepi ranjang menghadap ke arah Rachel untuk menatap dan memeriksa gadisnya itu. Apakah kondisinya sudah membaik atau masih sama seperti tadi. "Jangan menatapku begitu, Lio," ucap RAchel begitu lirih sambil meremat selimut tebal yang menutupi tubuh mungilnya. "Arghh ... Kenapa? Aku suka menatap wajah cantikmu. Ternyata semakin hari kamu semakin terlihat sangat cantik, Rachel," ucap Lio spontan memuji dengan jujur. Li

