340

1091 Kata

Malam yang indah dan sungguh membuat hati Lio bahagia. Berkumpul dengan keluarga besranya dan tentunya menerima Rachel dengan tangan terbuka dengan restu penuh. Rachel keluar dari kamarnya setelah berhasil menidurkan Ziel. Keadaan rumah terlihat sunyi dan sepi. Ini sudah pukul satu malam. Beberapa gerobak sedang menutup dan memberishkan gerobak mereka dan segera pulang. Taman depan itu begitu kotor setelah acara tadi. Semua orang sudah kelelahan dan tak bisa lagi menahan kantuk. Lio terlihat duudk sanati di depan dengan kursi santai sambil menyesap kopi buatannya sendiri. Rachel menghampiri Lio. "Kok belum tidur?" tanya Lio terkejut menatap Rachel yang masih terjaga. Lio tahu, Rachel sudah lelah. Perjalanan jauh membuat tubuh Rachel pasti pegal tak karuan ditambah lagi langsung mengikut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN