322

1333 Kata

"Ziel ... Mama sudah ngantuk. Tidur yuk, besok kamu harus sekolah, Mama juga masuk pagi. Nanti pulang sekolah Mama jemput, Ziel boleh ikut Mama kerja, dengan catatan, Ziel, Mama titipkan di ruang bermain anak. Mau?" tanya Rachel lembut berusaha menghilangkan bayang -bayang Lio dikepala Ziel. Ziel terlihat tersenyum lebar dan menganggukkan kepalanya dengan pelan lalu memejamkan kedua matanya. Ziel hanya punya Rachel, jadi apapun yang diucapkan Rachel tentu saja akan dituruti oleh Ziel. Keduanya sudah terlelap dan pulas hingga pagi hari menjelang an mulai beraktivitas lagi seperti biasa. Rachel sudah terbangun pagi-pagi sekali karena harus menyiapkan smeua keperluan Ziel untuk sekolah dan pakaian ganti selama berada di Klinik nanti. Baru selesai menyiapkan tas sekolah Ziel dan tas kecil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN