Allegra sungguh ingat percakapannya dengan Garnet satu bulan lalu. Kala itu AC di kamar Allegra rusak total sehingga dia harus menumpang di kamar Garnet. Bukannya tidur, dua perempuan itu malah ngerumpi. Menghabiskan waktu sampai menjelang subuh. Allegra dan Garnet bicara ngalor ngidul. Mengalir dari satu topik ke topik lainnya bagai arus sungai yang teratur. Semuanya berkesan, namun ada satu topik yang benar-benar melekat di benak Allegra. Topik mengenai rencana Tuhan yang orang sebut sebagai takdir. Menurut Garnet, takdir itu lucu. Takdir itu absolut tapi juga fleksibel di sisi lain. Sudah ditetapkan, tapi di beberapa titik masih bisa berubah sesuai kadar usaha manusia. Garnet bilang, fleksibilitas takdir adalah salah satu bukti bahwa Tuhan Maha Kuasa. Ia ingin memberikan harapan pada

