EXTRA PART 3

2041 Kata

“Sejak kapan kuda bisa jalan lurus?” Seorang anak berumur delapan tahun mengernyit bingung ke arah papan catur di depannya. Dia menatap Adik Kembarnya dengan wajah merengut. Lagi dan lagi, lelaki di depannya ini berbuat curang. Mana ada kuda catur jalannya lurus? “Ini kuda punya siapa?" “Punya kamu!” “Yang jalanin siapa?” “Kamu!” “Berarti terserah aku dong mau jalannya lurus! Lagian kuda aku ini punya akhlak bagus, makanya jalannya lurus. Gak kaya kuda punya kamu, banyak dosanya makanya jalannya belok-belok.” “KAMU CURANG SADEWA!” “AKU GAK CURANG NAKULA!” Teriakan mereka mengundang rasa penasaran Kakak tertua mereka alias sepupu dari saudara Ayahnya yang juga ada di ruang tengah itu. Lelaki itu memukulkan kertas koran yang ada di dekatnya ke atas kepala kedua adik sepupunya. Membu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN