“Kenapa sayang? Ada masalah?” tanya Citra saat melihat Farhan murung. Citra selesai menidurkan dua putri mungilnya dan didapatinya Farhan tampak melamun di depan televisi. “Apa kamu tahu, Rani ada di Belanda?” tanya Farhan sambil membiarkan Citra bersandar di bahunya. Kebiasaanya tiap malam adalah menghabiskan malam, mengobrol dengan Citra sambil menikmati siaran televisi berbahasa Belanda sambil menceritakan apa saja yang dialaminya atau pun menjadi pemikirannya. “Rani?” Sejenak Citra berfikir, lalu melanjutkan, “Kamu bertemu dengannya?” tanya Citra kemudian. “Aku pernah ketemu di centrum. Aku sempat minta nomornya. Tapi, kami tidak sempat saling kontak. Mungkin dia sibuk dengan kuliahnya. Ada apa?” lanjut Citra. Baginya, tak ada yang penting membahas tentang Rani. Dia tahu, dulu F

