Berharap bukan mimpi

1106 Kata

    Matahari pagi belum lagi menyapa tanah Jakarta, tetapi Elena dan Greta yang datang saat malam sudah larut sudah bangun dan mereka memulai kesibukannya sebelum acara pernikahan Elena dan Nick,  sementara Nick sendiri sudah sibuk bersama dengan  Beth, entah apa yang sedang mereka bicarakan dan rencanakan.     “Elena, untuk acara hari ini, Nick mau kau memakai kebaya ini. Aku harap ukurannya pas untukmu,” kata Greta memperlihatkan kebaya berwarna mutiara.     “A…a…aku pakai itu? Aku…aku tidak tahu Greta. Bagiku pakaian itu sangat…Ya Tuhan, aku tidak tahu harus mengatakan apa. Pernikahan ini dilakukan secara tertutup dan tidak ada yang akan datang selain kalian. Aku rasa ini berlebihan,” kata Elena gugup.     “Tidak ada yang berlebihan. Kau adalah pengantinku dan tidak ada yang berlebih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN