Berbicara dengan Desta, walaupun dilakukan dengan cepat cukup membuat Elena lebih tenang. Dia pernah membenci Desta yang berbuat tidak adil pada ibu dan juga dirinya, tetapi Elena sudah memutuskan hidup di dalam kebencian tidak akan memberinya ketenangan, apalagi orang tersebut adalah ayah kandungnya sendiri. “Apa yang kau pikirkan? Hari ini aku hanya ingin kau memikirkan diriku saja,” tegur Nick yang berjalan di sampingnya. “Aku hanya berpikir mulai sekarang aku akan menjalani hidupku dengan penuh tawa. Kau tidak keberatan, kan?” balas Elena membuat alis Nick yang sangat menggoda menjadi naik. “Keberatan? tidak mungkin, karena aku hanya ingin melihat wajah istri yang aku nikahi selalu memancarkan kebahagiaan,” jawab Nick sebelum dia meraih tangan Elena. Kenapa mem

