Sementara di Indonesia, Elena mulai menikmati harinya bekerja di sebuah perusahaan yang baru berkembang. Dia sebagai salah satu karyawan yang belum memiliki pengalaman banyak mencari tahu dan dia beruntung rekan-rekan kerjanya bersedia membantu walau ada saja yang lebih memilih bersikap sinis. “Lena...Elena.” Suara seorang lelaki memanggilnya dengan suaranya yang cukup kencang hingga menarik perhatian beberapa pegawai lain. “Pak Eric? Maaf, saya kira bapak panggil siapa,” kata Elena setelah berbalik dan melihat seorang lelaki yang memakai setelan jas dan dasi berjalan mendekatinya. “Tentu saja saya panggil kamu. Memangnya kamu kira saya panggil siapa. Pulang sama siapa? Bagaimana kalau pulang sama saya,” kata Eric yang memiliki jabatan sebagai manager pemasaran di t

