46. Perhatian Liona

1315 Kata

Setelah berpamitan dengan Bunda mereka segera mengantar Via ke rumah. Mungkin orang rumah tidak sadar kalau beberapa hari ini Via berada di panti. "Jangan main pergi aja, bicara baik-baik dulu. Lurusin masalah, nanti juga ketemu titik terangnya." Via mengangguk mendengar perkataan Liona di belakangnya. Sebenarnya Via malas sekali kalau harus duduk di depan bersama Mike. Dia masih kesal pada laki-laki itu. "Oh, iya, Mama tahu belum, Kak?" kali ini Liona bertanya pada David di sebelahnya. Ingin tahu apa mertuanya sudah tahu atau belum tentang dia yang sudah bertemu mamanya. "Paling udah dikasih tahu Papa." "Kok Papa bisa tahu? Kamu yang cerita, ya?" tanya Liona heran. "Enggak." "Terus?" Liona jadi merasa kesal karena David tidak langsung menjelaskannya. "Kalau ngomong jangan setenga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN