Pukul empat sore hari, Milana dan Niel sudah bersiap untuk pergi menuju pusat kota Yogyakarta. Tidak mau ketinggalan, Theo dan Vivi juga ikut bersama mereka. Ke empatnya masih menggunakan supir pribadi untuk pergi berkeliling, karena tidak cukup tahu tentang kota gudeg itu. Pertama-tama mereka langsung menuju wilayah Malioboro. Area ini selalu ramai dengan pengunjung, seperti wisatawan lokal dan juga mancanegara. Ke empatnya memilih untuk berjalan kaki berkeliling area itu. Tepat di pinggiran jalanan Malioboro terlihat ada banyak sekali pedagang pernak pernik, seperti gelang, dan accessories lainnya. Mereka berjalan berpasangan, sambil menikmati suasana sore hari di kota itu. Jalanan di sana terlihat begitu padat, ada juga busway yang beroperasi di kota itu. Milana baru saja teringat den

