Expired

1064 Kata

"Tentu saja aku datang ke sini untuk mengobatimu, bukankah sudah menjadi tugas seorang dokter," ucap Frans. "Kehadiranmu tidak ku inginkan," kata Verrel dingin. Frans tidak mengambil hati perkataan sahabatnya itu, ia sudah terbiasa dengan sikap Verrel yang terkadang berbicara seenaknya. "Tunggu sebentar biar aku memeriksamu, jangan banyak bicara," kata Frans mengeluarkan stetoskopnya.  "Sepertinya kau hanya kelelahan dan kurang asupan makanan. "Apa kau sekarang menjadi miskin sampai tidak bisa membeli makanan yang enak?" kata Frans sembari membereskan peralatannya.  "Bicara sekali lagi, ku pecat kau jadi dokter pribadiku," ancam Verrel. "Hemm, suatu kehormatan bagiku di pecat olehmu. Aku seperti mengobati singa yang tengah lapar, hahaha," kata Frans tertawa.  Memang selama ini menja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN