Sebuah mobil sedan putih terlihat berhenti di ujung lorong. Seorang gadis remaja berseragam putih abu-abu terlihat turun dari sana di ikuti pemuda tampan yang duduk bersamanya di belakang kursi penumpang. Keduanya sama-sama baru pulang dari rumah Intan yang mengadakan sukuran kediaman barunya. "Beneran gakpapa turun di depan sini, Ra? Masih harus jalan lagi ke dalam," ujar pemuda itu dengan memandang ke arah lorong yang nampak minim cahaya, Azura mengangguk yakin dengan tersenyum lebar. "Gakpapa, di depan sana lagi perbaikan jalan. Jadi, belum bisa dilewati mobil. Tadi pagi aja gue berangkat naik angkot sendiri," Jelas Azura dengan tersenyum lagi ke arah cowok berhidung bangir itu, Bagas. Bagas melemaskan bahu dengan mengusap tengkuknya pelan. "Yaudah gue antarin sampai depan rumah deh

