"Mom, kamu harus ganti pakaian dulu, setidaknya cuci muka atau sisir rambutmu." Ucap Belin, tapi sudah terlanjur karena saat ini Maira sudah berada diambang pintu dimana Jonathan tengah menatap ke arahnya. Lelaki itu tersenyum samar, apakah ia tengah menertawakannya? "Memangnya penampilanku seperti apa?" Maira menoleh ke arah Belin. "Sedikit berantakan." Belin meringis pelan. "Masa?" Maira mencari cermin atau apapun yang bisa melihat wajahnya saat ini dan saat Maira menoleh pada lemari kaca yang terletak tidak jauh dari tempatnya berada. Maira terkejut dengan penampilannya saat ini. Rambut acak-acakan, piyama yang dikenakannya pun tidak kalah berantakan dari wajah dan rambutnya. "Ya ampun!" Maira kembali kedalam kamar, setidaknya ia akan merapikan sedikit penampilannya. "Apakah Mom

