Yuna begitu bersemangat untuk bersekolah, bahkan gadis kecil itu bangun lebih awal dari biasanya yang membuat Maira sedikit kewalahan. "Tunggu Sayang, Mom buatkan dulu sarapan." Maira tengah menyiapkan sarapan, tapi Yuna sudah tidak sabar untuk segera berangkat ke sekolah. "Tunggu sebentar, oke? Mom harus ganti baju dan siapkan bekal. Yuna tinggi disini dan Mom akan kembali dalam Lima menit." Gadis kecil itu menganggukan kepalanya, meski kedua pipinya menggembung pertanda kesal. Maira tau, Yuna begitu antusias dan bersemangat, menginap selama ini ia tidak pernah bergaul dengan banyak anak seusianya dan saat Yuna di kenalkan pada beberapa teman barunya, tidak dipungkiri gadis kecil itu sangat senang. Maira hanya diberikan waktu selama lima menit, ia tidak sempat mempoles wajahnya de

