77

1540 Kata

Geri tampak masih memikirkan tentang postingan dari Anin tadi, tapi ia tidak bisa seperti itu. Ia harus benar-benar mulai terbiasa untuk tidak memikirkan tentang Anin. Pasalnya ia juga harus hidup dan bertahan hidup di dunia yang kejam ini. Ia juga tak akan mungkin bisa bersama dengan Anin karena ia tidak punya apa-apa. Tidak mungkin ia hanya memiliki cinta lalu ia meminta Anin untuk bersamanya, ia tidak mau jika Anin menderita. “Ger, Lo katanya tadi lapar? Makan dong nanti keburu dingin loh.” Ujar Seno pada Geri karena Geri sedari tadi mengacangi makanannya sendiri dan memilih untuk melamun. Geri pun sekarang menatap ke arah Seno. “Ah ya, ini gua makan.” Ujar Geri pada Seno dan ia benar-benar mulai menyendokkan makanannya itu dan akhirnya ia menyuapkan makanannya. “Ger, Lo lagi mikirin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN