120

2330 Kata

"Van, gua mau minta maaf sama Lo. Tapi gua sama sekali ga ada pikiran lo berbuat aneh-aneh sama Anin. Gua pure nyari kalian berdua karena gua khawatir." Ujar Rebecca dan Vano mengetahui bahwa apa yang di katakan oleh Rebecca itu merupakan hal yang memang nyata. Ia percaya kepada Rebecca, selain Rebecca sebenarnya ia juga percaya pada Aksara, Felly dan Gabriel. Karena meski pun tadi Aksara tampak bertanya ini itu kepadanya, tapi Aksara sama sekali tidak marah kepadanya. Aksara juga tidak menuduhnya ini itu, jadi ia tak marah. "Iya Ca, gua percaya kok sama lo." Ujar Vano dan Rebecca mengangguk. "Sorry gua tadi juga udah nanyain Lo ini itu, thanks udah traktir Anin makan. Thanks juga karena Lo udah jagain Anin, gua berterimakasih atas nama sahabat gua." Ujar Aksara dan Vano mengangguk. Sebe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN