Terluka (1)

3465 Kata

-Flashback On- Althaf berhenti dari aktivitasnya. Tangan kanannya menyisir rambutnya ke belakang lalu bertanya dengan menatap ke arah Dea. "Siap-?" Pertanyaan Althaf mengambang begitu seorang perempuan muncul di ruangannya dengan wajah yang penuh akan senyuman. "Ekhmm.." Callista berdeham membuat Dea segera melangkah keluar tanpa bisa Althaf cegah. Dea menutup pintu ruangannya, meninggalkan Althaf bersama Callista berdua di ruangan. "Hai, Bim. Lama nggak ketemu," sapa Callista dengan berusaha memberikan senyum manisnya. Ia mendekat ke meja kerja Althaf dan berdiri di sana. Althaf masih diam, belum memberikan komentar apapun. "Kenapa kamu kembali lagi?" tanya Althaf setelah beberapa saat hanya diam. Callista menghirup napas banyak, lalu bersiap untuk mengutarakan maksudnya. "Aku ke sin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN