Althaf menghempaskan tubuhnya begitu saja di atas sofa. Deru napasnya sedikit cepat, karena lelah. Ia baru saja pulang, karena tadi ia harus membuat lampiran job desk untuk 5 anggota barunya di kantor. Althaf juga sedang disibukkan dengan laporan akhir bulan yang pekan depan harus ia berikan kepada Pak Bambang. Membicarakan anggota barunya, Althaf jadi ingat pertemuannya dengan Adnan tadi sore. Ia sungguh tidak menyangka, akan kembali bertemu dengan laki-laki itu. Bukan hanya pertemuan singkat, tapi awal pertemuannya yang mungkin saja akan panjang ke depan. Banyak hal yang telah Althaf bicarakan dengan Adnan tentang Alya. Walau tadi hatinya sedikit tidak terima dengan pengakuan Adnan tentang istrinya. Kini berarti, urusannya dengan Adnan saat ini sudah usai. Lalu bagaimana dengan Alya Ca

