Bab 18

1597 Kata

Ketukkan pelan terdengar oleh indera pendengaran Gia saat ia tengah mengecek keuangan butiknya. Ia masih menangani semuanya sendiri. Hanya dua karyawati yang membantunya di pelayanan dan pembelian. Pemesanan juga desainnya dari dirinya, dan dengan dua karyawannya itu ia juga menjahit semuanya. “Ya masuk aja Ve” Tak lama pintu tersebut terbuka ke dalam, terlihat kepala Ve menyembul dari luar. “Masuk aja Ve” “Gak ganggu kan Mam?” tanya Ve yang masih berdiri di ambang pintu “Enggak, udah selesai ini. Sini masuk” ajak Gia sambil beranjak dari kursinya menuju sofa yang ada di dekat mejanya Ve melangkah masuk dan duduk di samping Mamanya. “Ada apa Mam?” tanya Ve begitu ia duduk “Mam mau tanya sesuatu sama kamu?” “Apa Mam?” . . . “Apa Mam?” tanya Ve “Kuliah kamu gimana? Udah mulai b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN