Hati terasa sejuk dan damai, ketika Bambang menginjakkan kaki di halaman rumahnya. Aroma petrikor menyelusup dalam relung jiwa yang membuncah karena rasa rindu pada kedua orang tua dan kampung halamannya. Seketika kenangan masa lalu yang indah, melintas menghibur perasaan yang telah lama sunyi memendam kerinduan. Sorot mata terpaku pada sosok nan ayu dengan senyuman tulus penuh kasih sayang. Guratan perjuangan dalam mengarungi kehidupan, tampak jelas di wajahnya. Terpancar jelas kasih sayang tulus untuk putranya. Beliau menyambut kedatangan putranya dengan penuh cinta dan kerinduan yang mendalam. Bambang melangkah memanggil Ibunya. Tak bisa dipungkiri jika air mata yang terus mendesak tak bisa dibendung lagi. Bambang mencium tangan Ibunya. Mereka berpelukan dengan erat. Bambang merasakan

