Epilogue

1146 Kata

Veniza memandangi danau di hadapannya dengan seulas senyum. Kini, bahagianya telah kembali. Dirinya yang nanti, akan bahagia sepertinya saat ini walau bukan dengan seseorang yang sama. Kehangatan menyergap tubuhnya. Kedua lengan itu melingkari perutnya, merengkuh tubuh kecil itu dalam kedamaian cinta. Pantulan di atas danau tersebut menampilkan sepasang kekasih yang berbahagia. Bahagia karena masa depannya yang telah lengkap. Bahagia karena mampu menyatukan sepasang angsa yang melambangkan sebuah cinta. Bahagia karena sebuah teka-teki yang diberikan Tuhan, mampu menemui diri masa depannya, dengan orang itu. Seseorang yang memang diciptakan untuk dirinya di masa depan. Veniza menatap bahagia pantulan dirinya dengan Alex yang tengah memeluknya dari belakang. Tubuh mungilnya begitu pas dal

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN