LXXXIII. Keterpurukan Sang Dewa

2658 Kata

Jika memang kehilangan adalah jalan, mungkin banyak yang memilih berhenti melangkah. Itu sebabnya, perpisahan tidak pernah berakhir indah. Tiga bulan kemudian. Basecamp Carswell. Arkan, Zidan, Aiden dan juga Gavin sudah meringis melihat pemandangan dihadapan mereka. Sudah tidak terhitung banyaknya botol-botol beralkohol yang berjejer disana, sementara sang peminum cepat atau lambat akan tumbang seperti biasa. Sebuah pemandangan yang selama tiga bulan itu tidak lepas dari ingatan mereka. Seperti pengaruh yang terjadi membuatnya menjadi gila dan sekacau ini. "Sial. Lo harus berhenti t*i!" geram Arkan pertama. Menarik satu botol minuman yang hampir diteguk Titan, padahal pemimpin utama itu sudah sempoyongan. "Lo bisa ngebunuh diri lo sendiri kalau begini!" Gavin menghela napas panjang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN