LXVI. Pengakuan

1212 Kata

Balkon Danirian. Alana terkekeh karena ia berada disana lagi. Setelah pertemuan buruk antara dirinya dan Bianca, Alana membayangkan bagaimana semua itu bisa terjadi dan berakhir begitu saja. Tentang semuanya, juga mengenai persahabatan mereka yang kandas dalam sekejab saja. Tapi Alana penasaran dengan semua yang ingin Titan katakan segala penjelasan yang sahabatnya itu akan berikan. Sepanjang perjalanan ke Balkon Alana memikirkan banyak hal. Segala hal yang mulai menjadi tanya ataupun jawaban yang siapa tidak siap atau mau tidak mau harus diterimanya. Karena Alana percaya Titan tidak akan pernah mengecewakannya. Alana naik seorang diri. Menemukan Titan sudah bersender pada tembok terujung, ia mengulum senyumnya membayangkan bagaimana jika akhirnya Titan memilihnya. Menghempas persahabata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN