35. Terakhiran

666 Kata

MALIK Gue heran, gue yang duluan pacaran sama Vissa, gue yang duluan mau seriusin Vissa. Ehhhh si Jani k*****t yang duluan tunangan sama Indra. Kan kesel, rencana gue ditikung. Terlalu gesit emang si Indra. Tapi, jelas gue senang. Saat ini gue senang karena sahabat kesayangan gue ini bisa berbahagia dengan lelaki yang dia cintai, yang untungnya, mencintainya juga sebesar semesta. Gue merangkul Vissa yang ada di samping gue, dia bahkan menangis bahagia melihat proses lamaran Jani dan Indra. Ada yang spesial hari ini. Bapaknya Indra mendadak sehat untuk prosesi lamaran kedua anak kunyuk ini. Cool! Hahahah! "Kamu mau aku lamar kapan?" Bisik gue ke Vissa, serius tapi pake nada becanda. "Masa nanya sih?" Hanya itu jawabannya sambil mencubit pelan perut gue. Oh iya, Vissa nih doyan bange

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN